| 44. الدُّخَانِ (Ad-Dukhan) | ||||
| ١١ | الدُّخَانِ Juz (جزء) ٢٥ | |||
| يَغْشَى النَّاسَۗ هٰذَا عَذَابٌ اَلِيْمٌ | Yagsyan-nās(a), hāżā ‘ażābun alīm(un). | |||
(yang) meliputi manusia (durhaka). Ini adalah azab yang sangat pedih. | ||||
| ١٢ | الدُّخَانِ Juz (جزء) ٢٥ | |||
| رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ اِنَّا مُؤْمِنُوْنَ | Rabbanaksyif ‘annal-‘ażāba innā mu'minūn(a). | |||
(Mereka berdoa,) “Wahai Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami. Sesungguhnya kami adalah orang-orang mukmin.” | ||||
| ١٣ | الدُّخَانِ Juz (جزء) ٢٥ | |||
| اَنّٰى لَهُمُ الذِّكْرٰى وَقَدْ جَاۤءَهُمْ رَسُوْلٌ مُّبِيْنٌۙ | Annā lahumuż-żikrā wa qad jā'ahum rasūlum mubīn(un). | |||
Bagaimana mereka dapat menerima peringatan (setelah turun azab), padahal (sebelumnya) seorang Rasul (Nabi Muhammad) benar-benar telah datang kepada mereka (untuk) memberi penjelasan. | ||||
| ١٤ | الدُّخَانِ Juz (جزء) ٢٥ | |||
| ثُمَّ تَوَلَّوْا عَنْهُ وَقَالُوْا مُعَلَّمٌ مَّجْنُوْنٌۘ | Ṡumma tawallau ‘anhu wa qālū mu‘allamum majnūn(un). | |||
Kemudian, mereka berpaling darinya dan berkata, “Dia (Nabi Muhammad) diajari (oleh orang lain) lagi gila.”684) ۞ Catatan Kaki 684) Nabi Muhammad saw. dituduh menerima pelajaran dari Addas, seorang non-Arab yang beragama Nasrani. | ||||
| ١٥ | الدُّخَانِ Juz (جزء) ٢٥ | |||
| اِنَّا كَاشِفُوا الْعَذَابِ قَلِيْلًا اِنَّكُمْ عَاۤىِٕدُوْنَۘ | Innā kāsyiful-‘ażābi qalīlan innakum ‘ā'idūn(a). | |||
Sesungguhnya (kalau) Kami melenyapkan azab itu sebentar saja, pasti kamu akan kembali (ingkar). | ||||
| ١٦ | الدُّخَانِ Juz (جزء) ٢٥ | |||
| يَوْمَ نَبْطِشُ الْبَطْشَةَ الْكُبْرٰىۚ اِنَّا مُنْتَقِمُوْنَ | Yauma nabṭisyul baṭsyatal kubrā, innā muntaqimūn(a). | |||
(Ingatlah) pada hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang besar.685) Sesungguhnya Kami adalah pemberi balasan. ۞ Catatan Kaki 685) Hantaman yang besar itu terjadi pada Perang Badar ketika orang-orang musyrik dipukul mundur sehingga menderita kekalahan dan banyak di antara pemimpin mereka yang tewas. | ||||
| ١٧ | الدُّخَانِ Juz (جزء) ٢٥ | |||
| ۞ وَلَقَدْ فَتَنَّا قَبْلَهُمْ قَوْمَ فِرْعَوْنَ وَجَاۤءَهُمْ رَسُوْلٌ كَرِيْمٌۙ | Wa laqad fatannā qablahum qauma fir‘auna wa jā'ahum rasūlun karīm(un). | |||
Sungguh, Kami benar-benar telah menguji kaum Fir‘aun sebelum mereka dan telah datang (pula) seorang rasul yang mulia (Musa) kepada mereka. | ||||
Mengunduh...
Auto play ke ayat berikutnya...