Misntv | Tafsir Jalalain
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 10
اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْوَارِثُوْنَ ۙ
Tafsir:

(Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi) bukan selain mereka.

Halaman: 231 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 11
الَّذِيْنَ يَرِثُوْنَ الْفِرْدَوْسَۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
Tafsir:

(Yakni yang akan mewarisi surga Firdaus) yaitu surga yang tempatnya paling tinggi. (Mereka kekal di dalamnya) di dalam ayat-ayat yang telah lalu terkandung isyarat yang menunjukkan tempat kembali di akhirat. Hal ini sangat relevan bila disebutkan hal-hal yang menyangkut masalah permulaan atau asal kejadian, sesudah pembahasan tadi.

Halaman: 232 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 12
وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ سُلٰلَةٍ مِّنْ طِيْنٍ ۚ
Tafsir:

(Dan) Allah telah berfirman, (Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia) yakni Adam (dari suatu sari pati) lafal Sulaalatin berasal dari perkataan Salaltusy Syai-a Minasy Syai-i, artinya aku telah memeras sesuatu daripadanya, yang dimaksud adalah inti sari dari sesuatu itu (berasal dari tanah) lafal Min Thiinin berta'alluq kepada lafal Sulaalatin.

Halaman: 232 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 13
ثُمَّ جَعَلْنٰهُ نُطْفَةً فِيْ قَرَارٍ مَّكِيْنٍ ۖ
Tafsir:

(Kemudian Kami jadikan ia) manusia atau keturunan Adam (dari nuthfah) yakni air mani (yang berada dalam tempat yang kokoh) yaitu rahim.

Halaman: 232 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 14
ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظٰمًا فَكَسَوْنَا الْعِظٰمَ لَحْمًا ثُمَّ اَنْشَأْنٰهُ خَلْقًا اٰخَرَۗ فَتَبَارَكَ اللّٰهُ اَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَۗ
Tafsir:

(Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah) darah kental (lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging) daging yang besarnya sekepal tangan (dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang, lalu tulang-belulang itu Kami bungkus dengan daging) menurut qiraat yang lain lafal 'Izhaaman dalam dua tempat tadi dibaca 'Azhman, yakni dalam bentuk tunggal. Dan lafal Khalaqnaa yang artinya menciptakan, pada tiga tempat tadi bermakna Shayyarnaa, artinya Kami jadikan (kemudian Kami jadikan dia sebagai makhluk yang lain) yaitu dengan ditiupkan roh ke dalam tubuhnya. (Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik) sebaik-baik Yang Menciptakan. Sedangkan Mumayyiz dari lafal Ahsan tidak disebutkan, karena sudah dapat diketahui dengan sendirinya, yaitu lafal Khalqan.

Halaman: 232 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 15
ثُمَّ اِنَّكُمْ بَعْدَ ذٰلِكَ لَمَيِّتُوْنَ ۗ
Tafsir:

(Kemudian, sesudah itu sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati).

Halaman: 232 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 16
ثُمَّ اِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ تُبْعَثُوْنَ
Tafsir:

(Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan di hari kiamat) untuk menjalani hisab dan pembalasan.

Halaman: 232 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
Memproses...