Misntv | Tafsir Jalalain
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 38
اِنْ هُوَ اِلَّا رَجُلُ ِۨافْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا وَّمَا نَحْنُ لَهٗ بِمُؤْمِنِيْنَ
Tafsir:

(Ia tiada lain) Rasul itu (hanyalah seorang laki-laki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kami sekali-kali tidak akan beriman kepadanya") tidak akan percaya dengan adanya berbangkit sesudah mati.

Halaman: 234 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 39
قَالَ رَبِّ انْصُرْنِيْ بِمَا كَذَّبُوْنِ
Tafsir:

(Rasul itu berdoa, "Ya Rabbku! Tolonglah aku karena mereka mendustakanku").

Halaman: 234 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 40
قَالَ عَمَّا قَلِيْلٍ لَّيُصْبِحُنَّ نٰدِمِيْنَ ۚ
Tafsir:

(Allah berfirman, "Dalam sedikit waktu lagi) sebentar lagi. Huruf Ma di sini adalah Zaidah (pasti mereka akan menjadi) akan menjadi orang-orang (yang menyesal") atas kekafiran dan kedustaan mereka.

Halaman: 234 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 41
فَاَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ بِالْحَقِّ فَجَعَلْنٰهُمْ غُثَاۤءًۚ فَبُعْدًا لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ
Tafsir:

(Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur) suara yang menandakan turunnya azab dan binasanya makhluk (dengan hak) maka matilah mereka (dan Kami jadikan mereka bagaikan tumbuh-tumbuhan yang kering) Kami jadikan mereka seperti tanaman yang kering atau mati (maka alangkah jauhnya) dari rahmat (bagi orang-orang yang zalim itu) yakni orang-orang yang mendustakan Rasul itu.

Halaman: 235 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 42
ثُمَّ اَنْشَأْنَا مِنْۢ بَعْدِهِمْ قُرُوْنًا اٰخَرِيْنَ ۗ
Tafsir:

(Kemudian Kami ciptakan sesudah mereka umat-umat) kaum-kaum (yang lain).

Halaman: 235 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 43
مَا تَسْبِقُ مِنْ اُمَّةٍ اَجَلَهَا وَمَا يَسْتَأْخِرُوْنَ ۗ
Tafsir:

(Tidak dapat sesuatu umat pun mendahului ajalnya) seumpamanya mereka mati sebelum ajal mereka (dan tidak dapat pula mereka terlambat) dari ajalnya itu. Lafal Yasta'khiruna dalam bentuk jamak dikaitkan kepada lafal Ummatin yang bentuknya muannats, hal ini memandang dari segi maknanya, karena ummatin berarti jamak.

Halaman: 235 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
الْمُؤْمِنُونَ
Al-Mu'minun
Orang-Orang Mukmin
Ayat 44
ثُمَّ اَرْسَلْنَا رُسُلَنَا تَتْرَاۗ كُلَّمَا جَاۤءَ اُمَّةً رَّسُوْلُهَا كَذَّبُوْهُ فَاَتْبَعْنَا بَعْضَهُمْ بَعْضًا وَّجَعَلْنٰهُمْ اَحَادِيْثَۚ فَبُعْدًا لِّقَوْمٍ لَّا يُؤْمِنُوْنَ
Tafsir:

(Kemudian Kami utus rasul-rasul Kami berturut-turut) lafal Tatran dapat pula dibaca Tatraa tanpa memakai harakat Tanwin, artinya berturut-turut yang di antara kedua rasul terdapat pemisah jarak waktu yang cukup lama. (Manakala datang kepada suatu umat) lafal Jaa-a Ummatan dapat dibaca Jaa-a ummatan yakni dengan mentashhilkan huruf Hamzah yang kedua, sehingga ucapannya seolah-olah ada huruf Wau (Rasul, umat itu mendustakannya, maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain) Kami samakan mereka dengan umat-umat terdahulu dalam hal terbinasa (dan Kami jadikan mereka buah tutur manusia maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang tidak beriman).

Halaman: 235 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:05
Memproses...