(Dan janganlah kamu berduka cita terhadap mereka dan janganlah dadamu merasa sempit terhadap apa yang mereka tipu dayakan") ayat ini merupakan hiburan dan penenang hati Nabi saw. Maksudnya, janganlah kamu hiraukan makar mereka terhadap dirimu, karena sesungguhnya Kami akan menolong kamu dari mereka.
(Dan mereka berkata, "Bilakah datangnya ancaman itu) azab yang diancamkan itu (jika memang kamu orang-orang yang benar.") di dalam pengakuanmu itu.
(Katakanlah!, "Mungkin telah hampir datang) artinya telah dekat (kepada kalian sebagian dari azab yang kalian minta supaya disegerakan itu.") maka terjadilah hal itu, yaitu dengan dibunuhnya mereka dalam perang Badar, sedangkan azab yang lainnya akan menimpa mereka sesudah mereka mati.
(Dan sesungguhnya Rabbmu, benar-benar mempunyai karunia yang besar yang diberikan-Nya kepada manusia) antara lain; penangguhan azab atas orang-orang kafir (tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukurinya) orang-orang kafir tidak mensyukuri ditangguhkannya azab atas mereka, karena mereka tidak mempercayai akan adanya azab itu.
(Dan sesungguhnya Rabbmu, benar-benar mengetahui apa yang disembunyikan hati mereka) maksudnya apa yang tersimpan di dalam hati mereka (dan apa yang mereka nyatakan) melalui lisan-lisan mereka.
(Tiada sesuatu pun yang gaib di langit dan di bumi) huruf Ha pada lafal Ghaibah untuk menunjukkan makna Mubalaghah atau sangat, maksudnya sangat gaib di mata manusia (melainkan terdapat dalam kitab yang nyata) yakni Lohmahfuz dan rahasia ilmu Allah swt. antara lain diazabnya orang-orang kafir.
(Sesungguhnya Alquran ini menjelaskan kepada Bani Israel) yang ada di zaman Nabi saw. (sebagian besar dari perkara-perkara yang mereka berselisih tentangnya) dengan menjelaskan hal tersebut sesuai dengan kedudukannya, sehingga hilanglah semua perselisihan yang ada pada mereka, jika mereka mau mengambilnya dan masuk Islam.