(Dan mereka berkata) yaitu orang-orang kafir Mekah ("Mengapa tidak) kenapa tidak (diturunkan kepadanya) kepada Nabi Muhammad (mukjizat-mukjizat dari Rabbnya?") Dan menurut suatu qiraat aayaatun dibaca aayatun dalam bentuk tunggal, maksudnya mukjizat yang seperti unta Nabi Saleh, tongkat Nabi Musa dan hidangan Nabi Isa. (Katakanlah) kepada mereka: ("Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu terserah kepada Allah) Dialah yang menurunkannya dalam bentuk apa yang dikehendaki-Nya. (Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata.") Yakni sebagai orang yang menjelaskan peringatanku kepada orang-orang yang berbuat maksiat, bahwa mereka akan dimasukkan ke dalam neraka.
(Dan apakah tidak cukup bagi mereka) apa yang mereka minta itu (bahwasanya Kami telah menurunkan kepadamu Alkitab) Alquran (sedangkan dia dibacakan kepada mereka?) Alquran adalah mukjizat yang terus-menerus dan tiada habis-habisnya, berbeda dengan mukjizat-mukjizat lainnya yang telah disebutkan tadi. (Sesungguhnya dalam hal ini) yakni Alquran (terdapat rahmat dan pelajaran) nasihat (bagi orang-orang yang beriman).
(Katakanlah, "Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan antara kalian) yang menyaksikan kebenaranku (Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi) antara lain Dia mengetahui tentang keadaanku dan keadaan kalian. (Dan orang-orang yang percaya kepada yang batil) yaitu yang menyembah kepada selain Allah (dan ingkar kepada Allah) sebagaimana yang kalian lakukan (mereka itulah orang-orang yang merugi.") dalam transaksi mereka, karena mereka telah membeli kekafiran dengan keimanan.
(Dan mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Kalau tidak karena waktu yang telah ditetapkan) bagi turunnya azab itu (benar-benar telah datang azab kepada mereka) dengan segera (dan azab itu benar-benar akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba sedangkan mereka tidak menyadarinya) tentang waktu datangnya azab itu.
(Mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab) di dunia. (Dan sesungguhnya Jahanam benar-benar meliputi orang-orang kafir).
(Pada hari mereka ditutup oleh azab dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka dan Allah berkata) dapat dibaca naquulu, artinya Kami berkata, yaquulu artinya berkatalah malaikat yang diserahi tugas mengazab: ("Rasakanlah apa yang telah kalian kerjakan.") Yakni pembalasan dari apa yang telah kalian kerjakan, kalian tidak akan dapat meloloskan diri daripadanya.
(Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku saja) di mana saja kalian dapat melakukannya dengan mudah, umpamanya kalian berhijrah dari suatu tempat yang kalian mendapat kesukaran untuk melakukannya, ke tempat yang kalian akan mendapat kemudahan untuk melakukannya. Ayat ini diturunkan berkenaan dengan kaum Muslimin Mekah yang lemah, karena mereka mendapat tekanan dari orang-orang kafir Mekah yang tidak menghendaki Islam berkembang di negerinya.