(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
(Bidadari-bidadari itu-sangat jelita) mata mereka sangat jelita (mereka dipingit) tertutup (di dalam kemah-kemah) yang terbuat dari permata yang dilubangi, keadaan mereka diserupakan dengan gadis-gadis yang dipingit di dalam kemahnya.
(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
(Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka) sebelum oleh suami-suami mereka (dan tidak pula oleh jin).
(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)
(Mereka bersandarkan) suami-suami mereka bertelekan; I'rab lafal ayat ini sama dengan sebelumnya (pada bantal-bantal yang hijau) merupakan bentuk jamak dari lafal Rafrafatun, artinya permadani atau bantal (dan bergelarkan pada permadani-permadani yang indah) merupakan bentuk jamak dari lafal 'Abqariyyah, artinya permadani.
(Maka manakah nikmat-nikmat Rabb kamu berdua yang kamu dustakan?)