Misntv | Tafsir Jalalain
الْوَاقِعَةِ
Al-Waqi'ah
Hari Kiamat
Ayat 42
فِيْ سَمُوْمٍ وَّحَمِيْمٍۙ
Tafsir:

(Dalam angin yang amat panas) yaitu angin panas dari neraka, panas angin itu dapat menembus sampai ke pori-pori (dan air panas yang mendidih) yang panasnya tak terperikan.

Halaman: 565 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْوَاقِعَةِ
Al-Waqi'ah
Hari Kiamat
Ayat 43
وَّظِلٍّ مِّنْ يَّحْمُوْمٍۙ
Tafsir:

(Dan dalam naungan asap yang hitam) mereka diliputi oleh asap yang sangat hitam.

Halaman: 565 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْوَاقِعَةِ
Al-Waqi'ah
Hari Kiamat
Ayat 44
لَّا بَارِدٍ وَّلَا كَرِيْمٍ
Tafsir:

(Tidak sejuk) tidak sebagaimana naungan yang biasanya (dan tidak menyenangkan) tidak baik pemandangannya.

Halaman: 565 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْوَاقِعَةِ
Al-Waqi'ah
Hari Kiamat
Ayat 45
اِنَّهُمْ كَانُوْا قَبْلَ ذٰلِكَ مُتْرَفِيْنَۚ
Tafsir:

(Sesungguhnya mereka sebelum itu) yakni sewaktu-waktu berada di dunia (hidup bermewah-mewah) mereka selalu hidup bersenang-senang dan tidak mau melelahkan diri mereka dalam ketaatan.

Halaman: 565 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْوَاقِعَةِ
Al-Waqi'ah
Hari Kiamat
Ayat 46
وَكَانُوْا يُصِرُّوْنَ عَلَى الْحِنْثِ الْعَظِيْمِۚ
Tafsir:

(Dan mereka terus menerus mengerjakan dosa) melakukan perbuatan dosa (yang besar) yaitu perbuatan menyekutukan Allah.

Halaman: 565 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْوَاقِعَةِ
Al-Waqi'ah
Hari Kiamat
Ayat 47
وَكَانُوْا يَقُوْلُوْنَ ەۙ اَىِٕذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبْعُوْثُوْنَۙ
Tafsir:

(Dan mereka selalu mengatakan, "Apabila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan?) kedua huruf Hamzah pada dua tempat dapat dibaca Tahqiq dan dapat pula dibaca Tas-hil.

Halaman: 565 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْوَاقِعَةِ
Al-Waqi'ah
Hari Kiamat
Ayat 48
اَوَاٰبَاۤؤُنَا الْاَوَّلُوْنَ
Tafsir:

(Apakah bapak-bapak kami yang terdahulu dibangkitkan pula?") lafal Awa huruf Wawunya dibaca Fat-hah, sedangkan huruf Hamzahnya menunjukkan kata tanya, Hamzah atau kata tanya pada ayat ini dan pada ayat sebelumnya mengandung arti Istib'ad, artinya jauh dari kemungkinan; ini berdasarkan keyakinan mereka yang tidak mempercayainya. Tetapi menurut suatu qiraat huruf Wawu dibaca Sukun sehingga bacaannya menjadi Au karena di'athafkan kepada Inna dan Isimnya secara Mahall.

Halaman: 565 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
Memproses...