Misntv | Tafsir Jalalain
الطَّارِقِ
At-Tariq
Yang Datang di Malam Hari
Ayat 13
اِنَّهٗ لَقَوْلٌ فَصْلٌۙ
Tafsir:

(Sesungguhnya Alquran itu) yakni wahyu Alquran (benar-benar firman yang memutuskan) yang memisahkan antara perkara yang hak dan perkara yang batil.

Halaman: 862 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الطَّارِقِ
At-Tariq
Yang Datang di Malam Hari
Ayat 14
وَّمَا هُوَ بِالْهَزْلِۗ
Tafsir:

(Dan sekali-kali bukanlah dia senda gurau) atau mainan dan kebatilan.

Halaman: 862 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الطَّارِقِ
At-Tariq
Yang Datang di Malam Hari
Ayat 15
اِنَّهُمْ يَكِيْدُوْنَ كَيْدًاۙ
Tafsir:

(Sesungguhnya mereka) yakni orang-orang kafir (merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya) yaitu mereka melakukan tipu daya yang jahat terhadap diri Nabi saw.

Halaman: 862 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الطَّارِقِ
At-Tariq
Yang Datang di Malam Hari
Ayat 16
وَّاَكِيْدُ كَيْدًاۖ
Tafsir:

(Dan Aku pun membuat rencana pula dengan sebenar-benarnya) maksudnya, Aku biarkan mereka bersenang-senang sesuka hatinya, tanpa mereka sadari bahwa hal itu merupakan Istidraj dari Aku, yang kelak Aku akan mengazab mereka dengan sepedih-pedihnya.

Halaman: 862 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الطَّارِقِ
At-Tariq
Yang Datang di Malam Hari
Ayat 17
فَمَهِّلِ الْكٰفِرِيْنَ اَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًا ࣖ
Tafsir:

(Karena itu beri tangguhlah) hai Muhammad (orang-orang kafir itu, beri tangguhlah mereka) lafal Amhilhum mengukuhkan makna yang terkandung di dalam lafal Famahhil; dianggap baik karena lafalnya berbeda dengan yang pertama, artinya tangguhkanlah mereka itu (barang sebentar) dalam waktu yang singkat. Lafal Ruwaidan adalah mashdar yang mengukuhkan makna 'Amilnya. Ia adalah bentuk Tashghir dari lafal Rawdun atau Arwaadun yang mengandung makna Tarkhiim. Dan Allah swt. benar-benar mengazab orang-orang kafir itu dalam perang Badar. Akan tetapi ayat penangguhan ini dinasakh oleh ayat perang, yakni Allah memerintahkan Nabi-Nya supaya berjihad memerangi mereka.

Halaman: 862 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْأَعْلَى
Al-A'la
Yang Paling Tinggi
Ayat 1
سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْاَعْلَىۙ
Tafsir:

(Sucikanlah nama Rabbmu) maksudnya sucikanlah Dia dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya lafal Ismu adalah lafal Za'id (Yang Maha Tinggi) lafal Al-A'laa berkedudukan sebagai kata sifat bagi lafal Rabbika.

Halaman: 871 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْأَعْلَى
Al-A'la
Yang Paling Tinggi
Ayat 2
الَّذِيْ خَلَقَ فَسَوّٰىۖ
Tafsir:

(Yang menciptakan lalu menyempurnakan) ciptaan-Nya, yakni Dia menjadikan makhluk-Nya itu seimbang semua bagian-bagiannya dan tidak pincang atau berbeda-beda.

Halaman: 871 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
Memproses...