Misntv | Tafsir Jalalain
الْفَجْرِ
Al-Fajr
Fajar
Ayat 14
اِنَّ رَبَّكَ لَبِالْمِرْصَادِۗ
Tafsir:

(Sesungguhnya Rabbmu benar-benar mengawasi) semua amal perbuatan hamba-hamba-Nya, maka tiada sesuatu pun yang terlewat dari-Nya di antara amal-amal perbuatan itu, supaya Dia membalasnya kepada mereka.

Halaman: 892 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْفَجْرِ
Al-Fajr
Fajar
Ayat 15
فَاَمَّا الْاِنْسَانُ اِذَا مَا ابْتَلٰىهُ رَبُّهٗ فَاَكْرَمَهٗ وَنَعَّمَهٗۙ فَيَقُوْلُ رَبِّيْٓ اَكْرَمَنِۗ
Tafsir:

(Adapun manusia) yakni orang kafir (apabila dia diuji) dikenakan ujian (oleh Rabbnya lalu dimuliakan-Nya) dengan harta benda dan lain-lainnya (dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata, "Rabbku telah memuliakanku.")

Halaman: 892 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْفَجْرِ
Al-Fajr
Fajar
Ayat 16
وَاَمَّآ اِذَا مَا ابْتَلٰىهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهٗ ەۙ فَيَقُوْلُ رَبِّيْٓ اَهَانَنِۚ
Tafsir:

(Adapun bila Rabbnya mengujinya lalu Dia membatasi) atau menyempitkan (rezekinya, maka dia berkata, "Rabbku menghinaku.")

Halaman: 892 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْفَجْرِ
Al-Fajr
Fajar
Ayat 17
كَلَّا بَلْ لَّا تُكْرِمُوْنَ الْيَتِيْمَۙ
Tafsir:

(Sekali-kali tidak) kalimat ini merupakan hardikan, bahwa perkara yang sebenarnya tidaklah demikian, maksud dimuliakan itu dengan diberi kekayaan, dan dihina itu dengan diberi kemiskinan. Sesungguhnya seseorang itu menjadi mulia karena ketaatannya, dan menjadi terhina karena kemaksiatannya. Orang-orang kafir Mekah tidak memperhatikan hal ini (sebenarnya kalian tidak memuliakan anak yatim) artinya kalian tidak pernah berbuat baik kepada anak-anak yatim, padahal kalian kaya atau kalian tidak memberikan harta waris yang menjadi hak anak-anak yatim.

Halaman: 892 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْفَجْرِ
Al-Fajr
Fajar
Ayat 18
وَلَا تَحٰۤضُّوْنَ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۙ
Tafsir:

(Dan kalian tidak mengajak) diri kalian atau orang lain (memberi makan) (orang miskin.)

Halaman: 892 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْفَجْرِ
Al-Fajr
Fajar
Ayat 19
وَتَأْكُلُوْنَ التُّرَاثَ اَكْلًا لَّمًّاۙ
Tafsir:

(Dan kalian memakan harta pusaka) harta peninggalan (dengan cara mencampur-aduk) tanpa segan-segan lagi, maksudnya kalian mencampur-baurkan harta warisan bagian wanita dan anak-anak dengan bagian kalian; atau kalian mencampur-baurkan harta warisan mereka dengan harta kalian sendiri.

Halaman: 892 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْفَجْرِ
Al-Fajr
Fajar
Ayat 20
وَّتُحِبُّوْنَ الْمَالَ حُبًّا جَمًّاۗ
Tafsir:

(Dan kalian mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan) sehingga kalian merasa sayang untuk menafkahkannya di jalan kebaikan. Menurut suatu qiraat pada keempat Fi'il tadi, yaitu Laa Tukrimuuna, Laa Tahaadhdhuuna, Ta'kuluuna, dan Tuhibbuuna, dibaca Laa Yukrimuuna, Laa Yahaadhdhuuna, Ya'kuluuna, dan Yuhibbuuna. Makna ayat-ayat di atas berdasarkan bacaan pertama.

Halaman: 892 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
Memproses...