Misntv | Tafsir Jalalain
الْفَجْرِ
Al-Fajr
Fajar
Ayat 28
ارْجِعِيْٓ اِلٰى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً ۚ
Tafsir:

(Kembalilah kepada Rabbmu) perkataan ini diucapkan kepadanya sewaktu ia menjelang mati; yakni kembalilah kamu kepada perintah dan kehendak-Nya (dengan hati yang puas) akan pahala yang kamu terima (lagi diridai) di sisi Allah maksudnya, semua amal perbuatanmu diridai di sisi-Nya. Jiwa yang beriman itu merasa puas dan diridai; kedudukan kedua lafal ini menjadi kata keterangan keadaan; kemudian dikatakan kepadanya pada hari kiamat nanti:

Halaman: 893 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْفَجْرِ
Al-Fajr
Fajar
Ayat 29
فَادْخُلِيْ فِيْ عِبٰدِيْۙ
Tafsir:

("Maka masuklah ke dalam) jamaah (hamba-hamba-Ku) yang saleh.

Halaman: 893 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْفَجْرِ
Al-Fajr
Fajar
Ayat 30
وَادْخُلِيْ جَنَّتِيْ ࣖࣖ
Tafsir:

(Dan masuklah ke dalam surga-Ku") bersama dengan hamba-hamba-Ku yang saleh.

Halaman: 893 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْبَلَدِ
Al-Balad
Negeri
Ayat 1
لَآ اُقْسِمُ بِهٰذَا الْبَلَدِۙ
Tafsir:

(Sungguh) huruf Laa di sini adalah huruf Zaidah mengandung makna Taukid (Aku bersumpah dengan kota ini) yakni kota Mekah.

Halaman: 901 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْبَلَدِ
Al-Balad
Negeri
Ayat 2
وَاَنْتَ حِلٌّۢ بِهٰذَا الْبَلَدِۙ
Tafsir:

(Dan kamu) hai Muhammad (halal) maksudnya dihalalkan bagimu (kota ini) artinya Dia menghalalkannya untukmu melakukan peperangan di dalamnya untuk melawan orang-orang musyrik. Allah memenuhi janji-Nya itu pada waktu penaklukan kota Mekah. Ayat ini merupakan Jumlah Mu'taridhah yang terletak di antara Qasam yang pertama dengan Qasam yang selanjutnya.

Halaman: 901 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْبَلَدِ
Al-Balad
Negeri
Ayat 3
وَوَالِدٍ وَّمَا وَلَدَۙ
Tafsir:

(Dan demi bapak) yaitu Nabi Adam (dan anaknya) atau anak cucunya; huruf Maa di sini bermakna Man.

Halaman: 901 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْبَلَدِ
Al-Balad
Negeri
Ayat 4
لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ فِيْ كَبَدٍۗ
Tafsir:

(Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia) semuanya (berada dalam susah payah) yaitu lelah dan susah karena selalu menghadapi musibah-musibah di dunia dan kesengsaraan-kesengsaraan di akhirat.

Halaman: 901 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
Memproses...