Misntv | Tafsir Jalalain
اللَّيْلِ
Al-Lail
Malam
Ayat 13
وَاِنَّ لَنَا لَلْاٰخِرَةَ وَالْاُوْلٰىۗ
Tafsir:

(Dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia) maka barang siapa yang mencari keduanya tanpa meminta kepada Kami berarti dia telah sesat jalan.

Halaman: 922 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
اللَّيْلِ
Al-Lail
Malam
Ayat 14
فَاَنْذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظّٰىۚ
Tafsir:

(Maka Kami memperingatkan kalian) maksudnya Kami pertakuti kalian hai penduduk Mekah (dengan neraka yang menyala-nyala) asal kata Talazhzhaa adalah Tatalazhzhaa, kemudian salah satu di antara kedua huruf Ta dibuang, sehingga jadilah Talazhzhaa. Akan tetapi ada juga suatu qiraat yang membaca sesuai dengan huruf asalnya.

Halaman: 922 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
اللَّيْلِ
Al-Lail
Malam
Ayat 15
لَا يَصْلٰىهَآ اِلَّا الْاَشْقَىۙ
Tafsir:

(Tidak ada yang masuk ke dalamnya) atau memasukinya (kecuali orang yang celaka) sekalipun lafal Al-Asyqaa ini menunjukkan arti yang paling celaka, akan tetapi makna yang dimaksud ialah orang yang celaka.

Halaman: 922 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
اللَّيْلِ
Al-Lail
Malam
Ayat 16
الَّذِيْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۗ
Tafsir:

(Yang mendustakan) Nabi saw. (dan berpaling) dari iman. Pengecualian yang terdapat pada ayat sebelum ayat ini merupakan takwil dari makna yang terkandung di dalam ayat lainnya yaitu, firman-Nya, "dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya." (Q.S. An-Nisa, 48) Dengan demikian berarti makna yang dimaksud dengan masuk neraka pada ayat 15 tadi adalah masuk untuk selama-lamanya, yakni untuk menjadi penghuni yang abadi.

Halaman: 922 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
اللَّيْلِ
Al-Lail
Malam
Ayat 17
وَسَيُجَنَّبُهَا الْاَتْقَىۙ
Tafsir:

(Dan kelak akan dijauhkan dari neraka itu) dihindarkan daripadanya (orang yang bertakwa) demikian pula lafal Al-Atqaa, sekalipun menunjukkan makna Tafdhil, tetapi makna yang dimaksud adalah At-Taqiyyu, yakni orang yang bertakwa.

Halaman: 922 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
اللَّيْلِ
Al-Lail
Malam
Ayat 18
الَّذِيْ يُؤْتِيْ مَالَهٗ يَتَزَكّٰىۚ
Tafsir:

(Yang menafkahkan hartanya untuk membersihkannya) untuk membersihkannya di sisi Allah swt. seumpamanya dia mengeluarkannya bukan karena ria atau pamer dan gengsi, maka setelah itu harta yang dimilikinya menjadi bersih di sisi-Nya nanti. Ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. yaitu sewaktu ia membeli Bilal yang sedang disiksa oleh majikannya karena beriman. Setelah membelinya lalu langsung memerdekakannya. Pada saat itu juga orang-orang kafir mengatakan, bahwa tiada lain Abu Bakar melakukan hal tersebut karena ia telah berutang jasa kepadanya. Maka pada saat itu turunlah ayat ini.

Halaman: 922 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
اللَّيْلِ
Al-Lail
Malam
Ayat 19
وَمَا لِاَحَدٍ عِنْدَهٗ مِنْ نِّعْمَةٍ تُجْزٰىٓۙ
Tafsir:

(Padahal tidak ada seseorang pun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya,)

Halaman: 922 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
Memproses...