Misntv | Tafsir Jalalain
الْفِيلِ
Al-Fil
Gajah
Ayat 2
اَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِيْ تَضْلِيْلٍۙ
Tafsir:

(Bukankah Dia menjadikan) telah menjadikan (tipu daya mereka itu) dalam rangka menghancurkan Kakbah (sia-sia) maksudnya hanya menjerumuskan mereka ke dalam kerugian dan kebinasaan.

Halaman: 1051 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْفِيلِ
Al-Fil
Gajah
Ayat 3
وَّاَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا اَبَابِيْلَۙ
Tafsir:

(Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong) atau yang bergelombang secara berturut-turut. Menurut suatu pendapat bahwa lafal Abaabiil ini tidak ada bentuk Mufradnya, sama halnya dengan lafal Asaathiir. Menurut pendapat yang lain bahwa bentuk tunggalnya adalah Abuul atau Ibaal atau Ibbiil yang wazannya sama dengan 'Ajuul, Miftaah dan Sikkiin.

Halaman: 1051 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْفِيلِ
Al-Fil
Gajah
Ayat 4
تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيْلٍۙ
Tafsir:

(Yang melempar mereka dengan batu berasal dari tanah yang terbakar) yakni tanah liat yang dibakar.

Halaman: 1051 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
الْفِيلِ
Al-Fil
Gajah
Ayat 5
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُوْلٍ ࣖ
Tafsir:

(Lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan) atau bagaikan daun tanaman yang dimakan oleh ternak, kemudian diinjak-injak dan dicabik-cabiknya. Allah telah membinasakan setiap orang dari mereka dengan batu yang padanya telah tertulis nama orang yang dikenainya. Setiap batu bentuknya lebih besar sedikit daripada biji 'adasah dan agak kecil daripada biji kacang Humsh; batu itu dapat menembus topi baja tentara yang berjalan kaki dan gajah yang dibawanya, kemudian batu itu jatuh ke tanah setelah menembus badan mereka. Hal tersebut terjadi pada tahun kelahiran Nabi saw.

Halaman: 1051 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
قُرَيْشٍ
Quraisy
Quraisy
Ayat 1
لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ
Tafsir:

(Karena kebiasaan orang-orang Quraisy.)

Halaman: 1061 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
قُرَيْشٍ
Quraisy
Quraisy
Ayat 2
اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ
Tafsir:

(Yaitu kebiasaan mereka) lafal ini mengukuhkan makna lafal sebelumnya (bepergian pada musim dingin) ke negeri Yaman (dan musim panas) ke negeri Syam dalam setiap tahunnya; mereka bepergian dengan tujuan untuk berniaga yang keuntungannya mereka gunakan untuk keperluan hidup mereka di Mekah dan untuk berkhidmat kepada Baitullah yang merupakan kebanggaan mereka; mereka yang melakukan demikian adalah anak-anak An-Nadhr bin Kinanah.

Halaman: 1061 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
قُرَيْشٍ
Quraisy
Quraisy
Ayat 3
فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِۙ
Tafsir:

(Maka hendaklah mereka menyembah) lafal ini menjadi ta'alluq atau tempat bergantung bagi lafal Li-iilaafi; sedangkan huruf Fa adalah huruf Zaidah (Rabb rumah ini.)

Halaman: 1061 | Dibuat: 2025-11-25 16:08:06
Memproses...